HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
ALUMNI
GALLERY
CAREER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

PPDB 2020/2021


DAFTAR UNIT :









Komentar Terbaru :


IP Address : 35.168.111.191
Pengunjung : 408.560


Newsflash :
PROFICIAT KEPADA SD TARAKANITA 3 JAKARTA ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT KEPADA SD DAN SMP SINT CAROLOS BENGKULU ATAS PRESTASINYA MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA             |             PROFICIAT ATAS TERSELENGGARANYA KONFERENSI NASIONAL GURU SMP, SMA, SMK PENGAMPU UJUAN NASIONAL YG DISELENGGARAKAN DI TDC 2 SURABAYA, 26-28 NOVEMBER 2019             |                         |             PROFICIAT KEPADA SD DAN SMP SINT CAROLOS BENGKULU, MERAIH PIAGAM BINTANG SATU KEAMANAN PANGAN UNTUK KANTIN SEKOLAH DARI BADAN POM REPUBLIK INDONESIA.             |                         |             PROFICIAT KEPADA TARAKANITA WILAYAH TANGERANG YANG TELAH MERAIH JUARA UMUM DALAM OSTARNAS IV DI YOGYAKARTA 13-15 NOVEMBER 2019.             |                         |             PROFICIAT KPD SMA TARAKANITA 2 JKT YG TELAH MERAIH JUARA 1 LOMBA FILM PENDEK, JUARA 1 LOMBA DESAIN POSTER TINGKAT KOTA JAKARTA UTARA (AGUSTUS 2019)             |            

SEJARAH UNIT KARYA SD TARAKANITA 1 JAKARTA

Sejarah diawali ketika Batavia resmi dijadikan ibukota RI. Mgr. P. Willekens menulis surat kepada Muder Laurentia de Sain, agar Kongregasi CB ambil bagian dalam pengembangan pendidikan di Ibukota. Undangan tersebut baru dapat direspons pada tahun 1953 bersamaan dengan dibukanya novisiat di Kebayoran. Kongregasi CB boleh menggunakan tanah milik keuskupan di Blok B untuk novisiat asal para suster bersedia mengajar di sekolah paroki Strada milik keuskupan. 

Dua novis yaitu Sr. Emmanuella Jansen (kelahiran Bandung) dan Sr. Marije Peters (kelahiran Padang), yang datang dari Belanda bersama Sr. Tiodoro, mengajar di SD Strada. Pada tahun 1954 mereka berdua digantikan oleh Sr. Benedictus dari Yogyakarta karena menyiapkan diri untuk profesi. Pada tahun 1955 Sr. Borromeo Sumirah menggantikan Ibu Sardjana sebagai Kepala Sekolah.

Tahun 1957 Yayasan Strada menawarkan kepada Kongregasi untuk mengambil alih sekolah tersebut. Tawaran diterima, walaupun pengambil-alihan baru terlaksana pada tanggal 1 Agustus 1959. Sekolah Strada diganti menjadi sekolah Tarakanita.

Berturut-turut para Suster, Bapak, dan Ibu Guru yang pernah mengemban tugas sebagai Kepala Sekolah setelah menjadi Tarakanita yaitu:

  1. Sr. Borromeo Sumirah, CB          : Tahun 1955 (Strada) – tahun 1959;
  2. Sr. Cecila, CB                          : Tahun 1960 s/d tahun 1963
  3. Sr. Annuncia Suprihatin, CB         : Tahun 1964 s/d tahun 1967
  4. Sr. Gonzaline, CB                      : Tahun 1967 s/d tahun 1970
  5. Sr. Annuncia Suprihatin, CB         : Tahun 1971 s/d tahun 1974
  6. Sr. Yohanita Hawiluyati, CB         : Tahun 1974 s/d tahun 1976
  7. Sr. Annunciata Suharyo, CB         : Tahun 1976 s/d Juni 1984
  8. Sr. Clara Rudati, CB                   : Juli 1984 s/d Juni 1986
  9. Sr. Cecila Riyanti, CB                 : Juli 1986 s/d Juni 1988
  10. Sr. Inigo Sri Atyanti, CB              : Juli 1988 s/d Juni 1994
  11. Bpk. AP. Sriyatno                      : Juli 1994 s/d Juni 2000
  12. Bp. T. R. Gunarto                      : Juli 2000 s/d Juni 2004
  13. Bp. HJ. Siswandi                       : Juli 2007 s/d Juni 2009
  14. Ibu Cornelia Purnawati                : Juli 2009 s/d Juni 2015
  15. Lucia Tuti Sulistyani                   : Juli 2015 s/d Juni 2016
  16. Ignasius Purwanto                      : Juli 2016 s/d ...  (sekarang)

Dalam rentang waktu tersebut telah banyak prestasi yang dihasilkan baik secara akademik maupun non akademik. Kita pantas bersyukur dan berterima kasih kepada para pendahulu, dengan cara melanjutkan cita-cita dan karya mereka sesuai dengan visi-misi Yayasan Tarakanita untuk mendidik peserta didik menjadi manusia yang berkepribadian utuh. Tidak hanya cerdas dalam bidang akademik saja, tetapi juga menjadi pribadi yang mempunyai hati, serta mampu mengikuti perubahan dan tuntutan zaman yang senantiasa terus berkembang.

Hal ini tampak konkret dalam diri para alumninya, di mana tidak sedikit yang menduduki jabatan penting dalam masyarakat.

Saat ini kita berada dalam era globalisasi, era kehidupan yang penuh kompetisi, bagi yang bermutu akan survive.

Kami menyadari,dan tidak dapat dipungkiri,bahwa dari tahun ke tahun jumlah siswa semakin menurun,hal tersebut disebabkan oleh banyak faktor yang harus segera disikapi oleh semua unsur,kita harus segera bangkit agar kita kembali diminati masyarakat.

Demikian sejarah singkat karya pendidikan di Unit SD Tarakanita 1.

 

Sumber:

  1. Hariandja, Sr. Francino CB. 2001. Kongregasi CB Mengarungi Zaman, Cita-cita Awal dan Penerapannya. Pustaka CB Indonesia.
  2. Sekretariat KAJ. 2007. Refleksi Sejarah Hidup Bakti. Dua abad Gereja Katolik di Keuskupan Agung Jakarta.
  3. Berbagai sumber: Para Suster yang pernah berkarya di SD Tarakanita 1 khususnya Sr. Cecila CB, Para Pensiunan (Bapak- Ibu karyawan).